Oleh – oleh dari pelatihan SIKNAS ONLINE di Bandung……..

Aku dipercaya mengikuti pelatihan SIKNAS ONLINE di Bandung dari tanggal 4 sampai dengan 7 Nopember 2008 bersama beberapa teman2 yang mewakili setiap kabupaten/ kota yang dialirin SIKNAS. Padahal aku gak masuk dalam SK Menkes sebagai pengelola SIKNAS di Kabupaten, tetapi Ka. Dinkes memerintahkan aku untuk ikut ……Peserta yang diundang pada pelatihan tersebut berjumlah 73 Orang ; berasal dari kabupaten/ kota yang masuk dalam Regional II, yaitu: Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, Jawa Barat dan DKI Jakarta.

Acara dibuka oleh Ka. Dinkes Propinsi Jawa Barat dan Ka. Pusdatin yang mewakili Ibu Menteri Kesehatan RI.

Pada kesempatan tersebut, Ka. Pusdatin menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan kebijakan pengembangan SIKNAS online dan beberapa kendala setelah berjalan sekitar satu tahun. Tujuan pengembangan SIKNAS online adalah untuk menjembatani permasalahan kekurangan data dari kabupaten/ kota ke depkes pusat dan memungkinkan aliran data kesehatan dari kabupaten/ kota ke pusdatin karena dampak adanya kebijakan desentralisasi bidang kesehatan di seluruh Indonesia.

Saat ini telah terpasang jaringan SIKNAS online di 377 kabupaten/ kota di 33 propinsi seluruh Indonesia. Ka. Pusdatin mengakui masih ada beberapa permasalahan di lapangan, terutama berkaitan dengan jaringan yang sering disconnected karena kapasitas server pusdain yang hanya 6 MB melayani 377 kabupaten/ kota. Untuk mengatasi hal tersebut, depkes membatasi beberapa layanan internet, misalnya Yahoo Massenger, WordPress, Firendster dan situs-situs yang bersinggungan dengan kesusilaan. Pembatasan akses ini dimaksudkan untuk mengurangi beban server pusat yang hanya sedikit itu.

Untuk mempermudah memenuhi keperluan data kesehatan dari kabupaten/ kota tersebut dibuat aplikasi entry data yang hanya dapat diakses melalui jaringan SIKNAS online. Sehingga data yang telah terentry dari kabupaten/ kota secara langsung dapat diakses di depkes pusat untuk dijadikan dasar kebijakan program dan peganggaran depkes yang diperlukan kabupaten/ kota dan atau keperluan lain yang berkaitan dengan pemanfaatan data.

Untuk pemeliharaan tools SIKNAS online di 377 kabupaten/ kota tahun anggaran 2009 masih diusahakan akan dibiayai dari anggaran APBN termasuk pembayaran beban pulsa IP Phone dan pemakaian internet.

Pada kesempatan tersebut, Ka. Pusdatin mewakili Menteri Kesehatan RI juga menyampaikan kesulitan lain dalam hal aliran data, yaitu pelaporan rumah sakit, terutama pelaporan angka kesakitan. Saat ini, secara struktural memang rumah sakit (daerah) tidak berada langsung di bawah Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota bahkan propinsi, namun secara kewilayahan rumah sakit adalah salah satu komponen tool kesehatan, yang bertugas khusus melayani kesehatan (kuratif) dan sedikit promotif disamping puskesmas dan sarkes lain. Bila pelaporan rumah sakit (daerah) ke Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota tidak mengalami hambatan maka akan memberi efek baik terhadap pelaporan dari klinik maupun rumah sakit dan praktek medis swasta dalam wilayah tersebut, dan pada akhirnya maka data playanan kesehatan dalam satu wlayah dapat tercover untuk perencanaan, emantauan dan pengendalian kesehatan di wilayah tersebut.

Pertemuan ini adalah pertemuan terakhir dari rangkaian pertemuan bagi 377 kabupaten/ kota di 33 propinsi yang terhubung dengan jaringan SIKNAS online.

Pada akhir acara pembukaan tersebut Ka. Pusdatin mengharapkan data yang dientry adalah data yang evidance based.

Hari ke-2 dan ke-3 Kita dilatih melakukan entry data beberapa modul, berikut juga dijelaskan definisi operasionalnya. Modul-modul tersebut adalah : Modul Konsultasi eksekutif (dulu laporan eksekutif), Modul Data Umum, Modul KLB dan Penyakit. Modul Gizi dan KIA, Modul SDM Kesehatan, Modul Keuangan dan Penggunaan GPS.

Beberapa benang merah dari pelatihan tersebut adalah

1. Pelatihan tersebut tidak tuntas, terutama mengenai lanjutan pelatihan penggunaan GPS (yang tidak dilanjutkan dengan pelatihan GIS);

2. Pengisian aplikasi modul hanya dapat dilakukan bila menggunakan jaringan SIKNAS online.

3. Modul hanya untuk pemenuhan kebutuhan data dan informasi Depkes (Pusdatin), belum mengakomodir kebutuhan kabupaten/ kota, terutama untuk menunjang EIS (Eksekutif Informatin System).

4. Jaringan SIKNAS ONLINE adalah alat utama komunikasi data Pusdatin dengan Kabupaten/ kota

5. Sayangnya kapasitas kemampuan servernya masih rendah yah….sehingga tidak dapat digunakan secara bebas untuk penggunaan internet, padahal banyak temen2 dinas yang memanfaatkan theme wordpress untuk situsnya karena pengaplikasiannya cukup mudah.

Rencana Tindak Lanjut dari pelatihan ini adalah :

1. Pengembangan Sistem Informasi Kesehatan (SIK) di Kabupaten dengan perencanaan yang bertahap melalui anggaran APBD dan APBN, langkah awal adalah perancangan Master Plan (roadmap) pengembangan SIK di Kabupaten Rejang Lebong;

2. Peningkatan pemanfaatan jaringan SIKNAS online dengan mengembangkan jejaring tim SIK kabupaten yang melibatkan antar program di Lingkungan Dinkes Kab. Rejang Lebong.

Untuk melaksanakan point pertama tersebut mungkin agak sulit karena sumber dananya yang sulit di cari, Saya sudah konfirmasi dengan pengelola DAK; tetapi sayangnya DAK hanya digunakan untuk menyokong kegiatan fisik di puskesmas dan jaringannya. Trus DOKP (dana penyesuaian juga tidak bisa, karena tahun ini dianggarkan untuk melanjutkan pembangunan BLKM), so……bila meminta dana APBD kayaknya saya pesimis, karena APBD Rejang Lebong kecil………Bagaimana, yah ?

11 Tanggapan

  1. Salut, semoga kami juga dapat berpartisipas akitiv dengan gawe satu ini.

    Hayo ooo, orang yang sudah ikut pelatihan, bagi ilmu nya ke kami ya …

    Dino:
    Bukan gak mau berbagi, om…..
    mmmm acarahan di Bandung emarin sebenernya sosialisasi aja plus latihan enty data modul2 program…

    So, kalok om pengin temen SIKNAS di tempat om bisa kok, om…

    Eh, om..lagi sibuk apaan, om?

    Kangen nih…SALAM ACHA yah….juga Mas Uteng dan Om OD…

  2. Jangan putus asa dengan anggaran Dinkes yang terbatas. Rencanakan yang sederhana, sesuai dengan kebutuhan dan kondisi yang prospek keberhasilannya tinggi. Kalau butuh software, di simkes khan banyak prototipe dari teman2 yang bisa diproduksi lebih baik lagi. Jika ada kesulitan, saya dan teman2 di simkes dengan senang hati bersedia sharing….

  3. Terima kasih, pak……..mimpi apa rasanya di datengin “sang guru”….

    Tahun 2009, aku coba anggarkan untuk beli software melalui dana APBD. sedikit sih, cuma…..ah, malu bilangnya. Namun mudah2an dengan sedikit itu aku bisa berbuat banyak…

    Untuk penyusunan masterplan, tentu menelan biaya yang cukup lumayan, makanya aku mau advokasinya pake yang “jelas” dulu, software SIMPEG dan SIMKAB untuk 3 puskesmas 2 puskesmas di kota dulu…

    Terima kasih juga pak, sudah bersedia sipa membantu, dan aku tau pasti dibantu sama temen2 di SIMKES….

    Jadi semangat nih…..heee…
    Salam untuk temen2 di SIMKES, pak….salam hangat

  4. Hebar sekali sdah om, sudah bisa intervensi sampe bisa beli software segala, salut. Kalo sudh persiapan pengembangan sim baiknya kabari kawan2 juga, biar kawan2 juga bisa tahu info-info atau pengalaman2 terbaru.

    Salam dari Palu.

    Dino, says:
    Nggak hebat2 banget, lah om……..jadilah, yang penting berbuat, om.
    Ok, om…..insya Allah bisa kerja rame2 di bawah payung SIMKES 06

  5. Majulah SIKNAS
    Salam

    Dey, says:
    maju…maju…maju…..khe..khe..khe……terima kasih, bang..

  6. EEEE… ternyata siguanteng se-simkes 3 angkatan udah rajin nulis yoooo…. hebat sanak aku kini ko ….

  7. ok…..

  8. 1. Ada yang berminat mengembangkan software Sistem informasi Puskesmas???? untuk dibagi gratis ke puskesmas
    2. Ada yang berminat sebagai technical advisor (tutor) dalam sistem tersebut???

  9. ada yang tau nama lembaga/badan pelatihan siknas online di bandung atau jogja.. mohon infonya..

  10. maaf…baru balas……terima kasih sudah respon
    Untuk saat ini yang saya tau, lembaga/ badan yang menyelenggarakan pelatihan SIKNAS ONLINE hanya depkes RI di Pusdatin…….terima kasih

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.